Advertisement
![]() |
| Foto Bupati Dompu Bang Firdaus, SE Saat Menghadiri Acara Hari Santri Nasional |
Info720.com, Dompu NTB - Memohon rahmat dan keberkahan dari Allah SWT dan mengenang perjuangan para santri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dompu menyelenggarakan acara Istighosah dan Syukuran Hari Santri Nasional tahun 2026 di lokasi tanah lapang pembangunan Pondok Pesantren Al Masyudiyah Syekh Mahdali Kelurahan Bali Satu, Kamis (22/10/26) malam.
Bupati Dompu dalam sambutannya mengatakan, istighosah yang kita laksanakan malam ini merupakan hal yang luar biasa. Ketika kita bersujud, berdoa bersama, memohon ampun dengan suara yang menyatu, kita mengakui satu kebenaran yang tak dapat dibantah : bahwa kita lemah tanpa-Nya, dan kita kuat hanya jika diberi kekuatan oleh-nya.
Melalui doa ini, kita tidak hanya memohon keselamatan diri sendiri, tetapi keselamatan semua orang. “kita berdoa agar Kabupaten Dompu dijaga dari segala bencana, dari perpecahan, dari ketimpangan, dari segala hal yang dapat merenggangkan persaudaraan kita”ujarnya
Bupati menambahkan hari ini juga kita juga memperingati peringatan Hari Santri Nasional. Tanggal 22 oktober bukan sekadar tanggal di kalender. Ia adalah pengingat abadi atas satu kenyataan yang membanggakan : bahwa pondok pesantren dan para santri adalah bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa ini.
“Momentum Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi pengingat pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Santri diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, ilmu pengetahuan hingga pembangunan ekonomi”pungkasnya .
Kesempatan yang sama Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Dompu Drs.KH. Muhibuddin, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di berbagai daerah secara aktif mengadakan kegiatan istighosah dan doa bersama dalam rangka memohon kesalamatan untukdaerah dan negara,.
Kemudian peringatan syukuran hari santri momentum untuk mengenang sejarah perjuangan meneguhkan nilai-nilai keislaman serta merawat komitmen kebangsaan. tanggal 22 Oktober sebagai hari santri Nasional tidak terlepas dari sejarah perjuangan para ulama dan santri mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama”ujarnya.
