Advertisement
![]() |
| Foto Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, SH Saat Memimpin Upacara Hari Santri. |
Info720.com, Dompu NTB - Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kamis (22/10/2026).
Kehadiran Wakil Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) disambut dengan tarian tradisional Wura Bongi Monca yang dibawakan oleh siswi Pondok Pesantren Fadilatul Islamiyah, menambah semarak suasana peringatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Dompu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, Dandim 1614/Dompu yang diwakili, Ketua MUI, Ketua PBNU, sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Dompu, Camat Manggelewa, Camat Kempo, para kepala desa, kepala sekolah, guru, siswa, serta para santri dari sejumlah yayasan pendidikan.
Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menegaskan pentingnya peran santri dalam menyiapkan masa depan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia.
Jika dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka saat ini perjuangan tersebut dilanjutkan melalui pendidikan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Amanat Menteri Agama juga menekankan tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Ketiganya menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, memperkuat kerukunan, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Hari Santri juga ditegaskan sebagai milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai tanah air. Semangat Hubbul Wathan Minal Iman menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap bangsa harus diwujudkan melalui gotong royong, persaudaraan, dan pengabdian.
Menutup amanatnya, Menteri Agama RI mengajak seluruh masyarakat mendoakan para ulama, santri, dan pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan serta keutuhan bangsa, sekaligus mengajak seluruh santri untuk terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri.
Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Dompu menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah, pesantren, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
