-->

Iklan

Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-05T00:32:56Z
Daerah

Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok Imilna Bumen, Nilai Tambah Tembakau Lokal Naik

Advertisement


Foto Bupati saat meresmikan Rumah Produksi Perusahaan Rokok Imilna Bumen Mandiri Bersinar di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat.



Info720.com, Dompu NTB - Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian meresmikan Rumah Produksi Rokok Perusahaan Rokok PR Imilna Bumen Mandiri Bersinar di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Rabu (04/06/2026). Peresmian dilakukan langsung Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE.



Hadir dalam acara tersebut Dandim 1614/Dompu, Kepala Bea Cukai Pulau Sumbawa, Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Disperindag, Camat Pekat, Kapolsek Pekat, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, wanita, dan insan pers.



Bupati Bambang Firdaus menyampaikan dalam sambutanya mengapresiasi inisiasi Dinas Perindag yang memfasilitasi berdirinya rumah produksi rokok tersebut. Menurutnya, kehadiran pabrik ini menjadi bukti peningkatan nilai tambah produk lokal tembakau di Dompu.



Selama ini, Kecamatan Pekat dan Kabupaten Dompu dikenal sebagai sentra penghasil tembakau yang dijual langsung ke luar daerah. Dengan adanya PR Imilna Bumen, tembakau tidak lagi dijual mentah, melainkan diolah menjadi produk rokok yang bisa dipasarkan di Dompu maupun daerah lain.



Bupati menyebut perubahan ini mengubah citra Dompu dari sekadar daerah penghasil bahan baku menjadi daerah yang mampu mengolah produk tembakau sendiri. "Perubahan keadaan tersebut menjadi hal yang membanggakan bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Dompu," ujarnya.



Dampak ekonominya, kata Bambang, langsung terasa ke masyarakat berupa peningkatan kesejahteraan dan terbukanya lapangan kerja baru di sektor pengolahan tembakau. Warga Pekat kini punya opsi pekerjaan selain bertani tembakau.



Selain ekonomi, rumah produksi ini juga berperan menekan peredaran rokok ilegal. Bupati menjelaskan pabrik resmi akan menyetor cukai ke negara, sehingga jadi sumber pemasukan baru. "Laju peredaran rokok ilegal yang merugikan pendapatan negara bisa direm dan menjadi potensi baru untuk peningkatan sumber pemasukan bagi negara berupa cukai," sebutnya.



Bupati berpesan kepada Dinas Perindag dan pemilik PR Imilna Bumen agar konsisten menjaga kualitas. Baik cita rasa, kemasan, maupun standar produksi harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing dengan merek rokok lain yang sudah mapan.



Acara peresmian berlangsung khidmat, aman, dan lancar. Rangkaian acara ditandai pemotongan pita, penandatanganan prasasti, lalu peninjauan ruang produksi oleh Bupati bersama rombongan Forkopimda.



Usai meresmikan pabrik rokok, rombongan melanjutkan agenda peninjauan ke sentra peternakan ayam petelur milik Kelompok Peternak "So Kalate" di Desa Kadindi Barat. Ini menunjukkan fokus Pemda pada hilirisasi produk pertanian dan peternakan.



Agenda ditutup dengan peninjauan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih KDMP Desa Nangamiro dan melihat potensi Pantai Nangamiro. Bupati berharap sinergi industri, koperasi, dan pariwisata bisa menggerakkan ekonomi Dompu secara menyeluru.(Info01)